Selamat datang di blog saya semoga anda menikmati berita yang tersedia Akses menuju sukses: Oktober 2013

3 Oktober 2013

Membuat Web Server Di Linux Debian

Apabila agan-agan sekalian ingin membuat Web server di debian berikut adalah cara-caranya :

1. Login dengan mengetik :
    root

2. Ketik paswword, jika sudah lalu tekan enter
3. Install paket-paket yang diperlukan
4. Selanjutnya pilih "Y" untuk melanjutkan proses instalasi paket

1 Oktober 2013

Download PES (Pro Evolution Soccer) 2014 Full Version 100% WORK!!!

PES+2014+Reloaded+Full+Version10Pro Evolution Soccer 2014 | PES 2014 Reloaded Full Version adalah salah satu game yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemar games khususnya games bola di tahun 2013 ini. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya rilis juga Versi Final dari games PES 2014 ini. Games ini sangat ditunggu-tunggu karena di versi sebelumnya saja yaitu PES 2013, menjadi salah satu games yang sangat populer dan terlaris di dunia karena mempunyai grafik yang sangat bagus dan tingkat kemiripan yang sangat tinggi dengan permainan Bola aslinya.
Nah kini games Pro Evolution Soccer 2014 | PES 2014 Reloaded Full Version telah rilis, pastinya di dalam PES 2014 ini grafik permainan menjadi lebih bagus lagi dibanding PES terdahulu, dan tingkat kemiripannya pun sudah sangat mendekati aslinya. Bagi anda yang sudah menunggu-nunggu games ini, silahkan anda segera download games Pro Evolution Soccer 2014 | PES 2014 Reloaded Full Version ini secara gratis hanya di Gil's Blog

DNS (Domain Name System)

Pengertian DNS

(Domain Name System ; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).

Sejarah DNS 

Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIR International) yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap lokasi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan 1 komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi.

Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik.

Paul Mockapetris menemukan DNS di tahun 1983; spesifikasi asli muncul di RFC 882 dan 883. Tahun 1987, penerbitan RFC 1034 dan RFC 1035 membuat update terhadap spesifikasi DNS. Hal ini membuat RFC 882 dan RFC 883 tidak berlaku lagi. Beberapa RFC terkini telah memproposikan beberapa tambahan dari protokol inti DNS.